Kamis, 30 Mei 2013
Resef Roti Jala Tanjungbalai Asahan
Dulu semasa aku kanak-kanak sampai menginjak remaja,dalam setiap pengajian (Pengajian Remaja) kami secara bergiliran mengikuti ceramah Agama dari rumah ke rumah per-satu kali seminggu, yakni malam jum'at. Hampir setiap rumah yang kami kunjungi menyediakan santapan dengan sajian Roti Jala (Roti Jalo). Hidangan khas Tanjungbalai ini juga dulunya sering disajikan ketika ada perwiridan - perwiritan.Konon makanan tradisional Tanjungbalai ini berasal dari seorang Penjala Udang.Si Penjala Udang yang hidupnya miskin ini tiba - tiba mendapat sebongkah emas dari kuala tempat dia sering menjala udang. Maka si Penjala udang tersebut pun menjadi kaya raya.Bertahun - tahun kekayaannya dinikmatinya. Hartanya tidak habis - habis. Untuk mengenang masa hidup miskinnya dulu, dia pun menyuruh isterinya untuk membuat kue yang mirip dengan jala. Si istri membentuknya hanya dengan menggunakan permainan tangan (sebagai cetakan) untuk membentuk jala - jala. Berkisar tahun 80-an, membentuk jala menggunakan cetakan kaleng susu yang dibolongin alas bawahnya mempergunakan paku dengan beberapa titik bolongan. Sekarang sudah ada special cetakannya.
makanan ini sungguh-sungguh sedap, makanan anjungbalai Asahan itu selalu simple tapi rasanya dahsyat. bentuknya yang unik pun bikin kita semakin penasaran untuk menambah terus.
Roti Jala khas Timur tengah yang bentuknya menyerupai jala. Roti ini juga disajikan sebagai pendamping kari atau Gulai.
Resep Bahan Roti Jala :
tepung terigu protein sedang 150 gram
telur ayam 2 butir, kocok
santan 250 ml dari 1/4 butir kelapa
garam 1 sendok teh
minyak goreng 2 sendok makan
margarin 1 sendok makan
Cara Membuat Roti Jala :
Campur terigu dan garam, aduk rata.
Campur terigu dan santan, aduk rata.
Tuang campuran telur ke dalam terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
Tambahkan minyak goreng, aduk rata.
Masukkan adonan dalam plastik segitiga.
Panaskan wajan anti lengket, oles dengan margarin. Semprotkan adonan membentuk jala, masak di atas api kecil hingga matang. Angkat. Lakukan hingga adonan habis.
Sajikan sebagai pendamping kari/gulai.
Disadur oleh :Nek ubat
ditulis oleh :Ahmed el Hasby/Rasyid riza
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar